MIG33, Chating dengan Hati atau Tanpa Hati

Februari 26, 2009

Setelah melihat dan mengalami realitas dunia chating di Mig33, saya mendapatkan berbagai macam pengalaman. Baik buruknya penglaman tersebut tak dapat dipungkiri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan saya. Dengan pengalaman-pengalaman itu pula saya mencoba untuk memberikan sebuah pertanyaan besar kepada anda chatter mig33, melalui tulisan saya di bawah ini.

Hubungan antar individu pada saat sekarang ini ternyata tidak hanya terjadi pada dunia nyata saja. Dunia maya khusunya mig33 juga merupakan subuah media yang memungkinkan setiap orang untuk berinteraksi dengan orang lainya. Meskipun pola interaksi itu dapat dikatakan tidak sempurna, karena tidak mempertemukan secara langsung dari individu yang bersangkutan. Namun, dalam kenyataanya pola hubungan itu dapat menghasilkan pertemanan yang luar biasa eratnya. Hubungan itu juga terkadang juga merupakan awal dari sebuah komunitas yang cukup besar. Bahkan, yang sedikit menggelitik kita, Mig33 itu pula dapat menjadi awal dari sebuah hubungan antar lawan jenis.

Mengapa dua lawan jenis dapat saling tertarik hanya karena chating atau hanya dengan melihat photo yang dipajang pada profile? Berlebihankan hal itu?

Tak dapat dipungkiri saya seringkali menemukan fenomena di sekitar saya, di mana chating di Mig33 telah telah menyentuh dunia yang lebih daripada hanya hubungan sebagai teman chating saja. Tentu kita tidak bisa menyalahkan hal itu karena kita semua tentunya punya pandangan sendiri terhadap hal semacam itu. Saya sendiri beranggapan ada dua prinsip dasar yang mendasari orang chating di Mig33. Dua prinsip dasar itu adalah dengan hati atau tanpa hati?

Golongan 1 (dengan hati)
Dengan hati maksudnya kehidupan dunia chating itu tak hanya dianggap sebagai mainan semata, tetapi dapat pula dianggap seperti kehidupan manusia pada umumnya. Dimana setiap orang menghargai orang lainya. Dengan prinsip dasar seperti itu mungkin saja jika seorang chatter dapat menjalin hubungan yang lebih dengan chatter lainya. Berlebihankah hal seperti itu? Dimana mengharapkan seseorang yang belum nampak kebenaranya untuk dijadikan seseorang yang special bagi dirinya. Namun hal itu ternyata tidak berlaku bagi sebagian orang . Beberapa teman chating saya memang menjalin hubungan yang berawal dari sebuah chating bahkan diantaranya berlanjut ke pelaminan.

Golongan 2 (tanpa hati)
Prinsip yang kedua adalah tanpa hati. Dengan dasar ini chating tak ubahnya hanya sekedar mainan semata yang memang benar-benar dia pisahkan dari dunia nyata. Orang-orang ini kadang-kadang sering bentrok dengan golongan yang pertama tadi. Golongan ini cenderung menasihati golongan pertama agar chating jangan memakai hati. Hem…… saya kira maniak kicker dan flooder mayoritas masuk ke dalam golongan ini. Namun yang kadang menjadi pertanyaan terkadang golongan ini juga tidak bisa sepenuhnya memisahkan dunia chating dengan dunia maya. Kadang-kadang mereka pun melibatkan emosinya.

Termasuk ke dalam golongan manakah anda?
Apakah anda seorang dari golongan pertama yang beralih sedikit demi sedikit ke golongan kedua? Atau mungkin anda merupakan golongan kedua yang secara tidak sadar perlahan masuk pada golongan pertama?

Saya yakin anda memiliki jawaban sendiri. Sebab manusia tentunya punya pandangan yang berbeda. Coba bandingkan pertanyaa saya pada judul tulisan ini (chating dengan hati atau tanpa hati?) dengan pertanyaan-pertanyaan seperti love via chat? Mungkinkah jatuh cinta hanya dengan melihat avatar? Haruskah kita mempercayai dunia maya? Tepatkah mencari pasangan lewat dunia maya?

Tentunya pertanyaan-pertanyaan tadi memiliki korelasi dengan judul yang seya berikan pada tulisan ini. Dan pastinya ada yang setuju dan ada pula yang menolak beberapa kalimat yang saya tuliskan dalam tulisan ini.

Baca Juga:

Entry Filed under: mig33. Tag: , , , , .

28 Comments Add your own

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Panji Lesmana

Selamat datang di blog "Panji Lesmana". Untuk informasi terbaru lainnya kamu juga bisa mengunjung websiteku berikut

http://aspal07.com

Info

RSS aspal07.com

Terbaru

Teratas

Masukkan email kamu pada kolom di bawah dan klik 'daftar' untuk mendapatkan tulisan terbaru dari blog ini yang dikirim melaui email.

Blog Info

Statistik

Blog Inspirasi

Blogroll

Komentar

aspal07 di Mengembalikan Dokumen yang Ber…
muhamad zaelani di Tukar Link
Kucluk di Inilah Ponsel Qwerty Termurah …
adam di Mengembalikan Dokumen yang Ber…
Jejaring Sosial Goog… di Facebook, Bisakah Dipersa…
Aulia Watie Ramli Mu… di Paket Telkom Flash Diskon 50% …
Master Zukhruf di Pulsa Murah dari Pulsa Gr…
Master Zukhruf di Di Balik Makin Lemotnya Koneks…
nico di Opera Mini untuk N-Gage (Java …
Sunny di Fitur-fitur baru di Opera Mini…